fbpx
Ambangdotco Ambangdotco Berita Terkini Bolmong Raya

Suhendro Boroma Bertekad Majukan Sektor Agro Industri Boltim

Suhendro Boroma Bertekad Majukan Sektor Agro Industri Boltim

Ambangdotco, BOLTIM – Suhendro Boroma memiliki tekad menjadikan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sebagai kawasan agro industri yang dapat menopang roda perekonomian petani.

Antara lain, menjadikan komoditas jagung sebagai sektor unggulan yang akan ditonjolkan, bila pasangan Suhendro Boroma dan Rusdi Gumalangit (SBRG) dipercayakan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), pada 9 Desember 2020 mendatang.

Tentunya, konsep tersebut telah dituangkan lewat program yang nantinya akan diwujudkan pasangan dwitunggal yang diusung PDI Perjuangan, PKS serta Perindo dalam Pilkada Boltim tahun ini.

Menurut Suhendro, selama ini komoditas jagung kurang mendapat tempat sekaligus perhatian serius dari pemerintah daerah. Di satu sisi, daya dukung lahan pertanian terbuka lebar bila digarap maksimal.

“Pemanfaatan lahan kosong untuk tanaman jagung varietas unggul akan kami optimalkan. Saya dan Papa Keken (Rusdi Gumalangit) bertekad daerah ini menjadi produsen jagung di Sulawesi Utara,” kata Suhendro Boroma, dalam kampanye dialogis di Desa Modayag III, Kecamatan Modayag, Senin (12/10/2020).

BACA JUGA:

Mendatang, lanjut Suhendro, peningkatan produksi jagung tersebut berbagai program yang berpihak kepada petani menjadi faktor pendukung,

“Pangsa pasar komoditas jagung sesungguhnya menjanjikan sepanjang dikelola secara optimal. Pintu-pintu ini harus dibuka lebar, agar memiliki dampak multiplayer effect,”. Tugas pemerintah, membuka kesempatan kepada para petani supaya sejahtera,” terang Papa Aji sapaan Suhendro Boroma.

Tak hanya itu, komoditas pertanian unggulan juga akan mendapat porsi sama. Pasalnya, kondisi geografis dan sumber daya alam yang dimilik Boltim, sangat menunjang pengembangan agro industri.

Itu dapat dilihat, dalam poin pertama visi dan misi SBRG, yakni mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian, perikanan dan sumber daya kelautan serta mendorong sektor industri dan jasa yang berdaya saing.

Sebelumnya, data yang dirangkum redaksi ambangdotco dari Dinas Pertanian dan Peternakan Boltim, pada tahun 2018 produksi jagung mencapai 89.753,22 ton dengan bantuan pemerintah pusat 11.400 hektar.

Sedangkan pada 2019 lalu, bantuan kebutuhan bibit petani dari pemerintah pusat diperuntukkan untuk lahan seluas 7.000 hektar.

Sementara total bantuan dari pemerintah pusat untuk petani jagung berjumlah 5.000 hektar bersumber dari anggaran Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Bantuan itu tersebar pada Kecamatan Modayag Barat 181 hektar, Kecamatan Modayag 176 hektar, Tutuyan 1.187 hektar, Nuangan 390 hektar, Motongkad 306 hektar serta Kotabunan 260 hektar. Nda