fbpx
Ambangdotco Ambangdotco Berita Terkini Bolmong Raya

Dualisme Dukungan, PDIP Boltim Ancam Pecat Kader Pembelot

PDIP Boltim

Ambangdotco, BOLTIM – PDI Perjuangan seakan tak solid menghadapi pesta demokrasi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) 2020 mendatang. Pasalnya, isu perpecahan menjadi pemicu soliditas partai berlambang banteng moncong putih ini.

Itu terungkap lewat dualisme dukungan kader partai terhadap figur yang akan diusung dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kelak. Parahnya lagi, ramai tersiar pemboikotan sejumlah orang yang mengatasnamakan kader PDI Perjuangan terhadap Amalia Landjar, kian memperuncing perebutan calon yang akan diusung partai besutan Megawati Soekarno Putri.

Tak pelak, hal ini langsung direspon Ketua DPC PDI Perjuangan Medy Lensun. Medy pun mengaku telah mengambil langkah tegas, menegur oknum-oknum yang mengatanamakan partainya perihal dukungan terhadap kandidat tertentu.

“Saya sudah menegur keras struktural partai yang bersikap tidak professional. Itu sikap pribadi oknum saja, bukan atas nama partai,” tegasnya, Senin (16/03/2020).

Medy menyatakan, PDI Perjuangan memiliki garis koordinasi yang jelas dan harus tunduk terhadap aturan partai. Mengenai dukungan lanjut dia, semua kandidat memiliki peluang yang sama. “Sementara berproses, tunggu saja sampai SK DPP PDI Perjuangan ditandatangani pimpinan,” ucapnya.

Hal ini juga dibenarkan, Sekertaris DPC PDIP Boltim, Wilken Rareho. Ia mengatakan belum ada sikap resmi yangg dikeluarkan oleh struktur partai berkaitan dengan dukungan kepada bakal calon yangg mendaftar di PDI Perjuangan.

“Sampai saat ini pengurus PDI Perjuangan Boltim, mulai dari tingkat DPC sampai pengurus Anak Ranting, Tegak Lurus, Satu Komando dibawah pimpinan Ketua Medy Lensun, dan sampai saat ini kami masih menunggu SK DPP PDI Perjuangan yang di tandatangani Ketua Umum PDI Perjuangan, tentang bakal calon yang akan di usung,” ujarnya.

Wilken mengajak semua pengurus mulai dari DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting, diminta untuk tidak gegabah mengambil sikap. Dengan tegas Wilken mengingatkan, sanksi tegas jika ada yang tidak tegak lurus atau tidak mematuhi perintah partai.

“Ketika SK sudah dikeluarkan oleh DPP, maka sebagai pengurus mulai dari tingkatan DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting siap memenangkan,” pungkasnya. Nda