Patroli

Sidang Kasus RTLH Bolmong Mantan Kadis Dinsos Beri Keterangan

Ambang.co – Sidang kasus dugaan korupsi RTLH di Dinas Sosial, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), kembali di gelar pada Jumat 9 Desember 2022.

Sidang kasus dugaan korupsi RTLH Dinsos Bolmong ini, kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Pengadilan Negeri Manado.

Dalam agenda sidang, menghadirkan terdakwa atas nama Abdul Haris Bambela, mantan Kepala Dinsos Bolmong.

BACA JUGA: 2 Berkas Perkara Pidana Korupsi Kotamobagu dan Bolmong Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Mencuatnyanya dugaan kasus korupsi tersebut, diberikan kepada lima kelompok penerima, masing – masing kelompok mendapatkan sebesar Rp.750.000.000.

Tiap kelompok, terdiri dari 10 orang penerima dan setiap penerima mendapatkan uang senilai Rp15.000.000.

Dalam peraturan Dirjen Penanganan Fakir Miskin, No.03/4/PER/HK.02.01/06/2019, tentang petunjuk teknis rehabilitasi sosial (RTLH) dan sarana prasarana lingkungan.

Pada Bab 2 huruf C 1 Poin 13, disebutkan bahwa bansos tersebut harus disalurkan kepada kelompok paling sedikit Rp15.000.000 per setiap masing – masing rumah yang layak.

Pun begitu, rehab rumah itu harus dilaksanakan secara gotong royong, serta tidak bisa dialihkan ke pihak ketiga dan atau digunakan untuk membayar jasa atau upah.

Meski begitu, sidang sempat ditunda dan akan kembali dilanjutkan pada agenda sidang berikutnya, pada Rabu 14 desember 2022.

Sidang tersebut digelar di Pengadilan Tipikor, dengan agenda pemeriksaan ahli dalam Pembuktian Jaksa Penuntut Umum.

Sementara itu, jalannya agenda sidang berjalan lancar dan aman serta menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

 

Penulis: Andra Laoh

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button