Patroli

Pasar Kuliner Kotamobagu: Walikota Bakal Dimintai Keterangan Penyidik Kejaksaan

Ambang.co – Dugaan kasus korupsi Pasar Kuliner Kotamobagu digadang-gadang bakal muncul tersangka baru nantinya. Hal ini buntut dari pemanggilan sejumlah saksi baru-baru ini oleh pihak penyidik Kejari Kotamobagu.

Kasie Intel Kejari Kotamobagu Meidy Wensen mengemukakan, bahwa kasus Pasar Kuliner Kotamobagu prosesnya dalam tahap penyidikan dalam rangka dimintai keterangan.

“Karena ini masih berproses dalam tahap penyidikan.pemanggilan saksi-saksi masih kami lakukan untuk didengar keterangannya,” tutur Meidy.

Pekerjaan pembangunan lapak pedagang kaki lima Pasar Kuliner Kotamobagu itu, bersumber dari Dana Belanja Tak Terduga sebesar Rp.1.986.612.000.

Kasus itu juga menyeret mantan Kadis Disperindagkop-UMKM Kotamobagu dan oknum PPTK, berinisial HJM dan MM ditetapkan sebagai tersangka.

Tak hanya itu, kontraktor CV Fajar masing-masing, DD dan YS notabene suami istri itu, turut ditetapkan juga sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi Pasar Kuliner Kotamobagu.

Senada dengan Kasie Intel, Agus Susandi Kasie Pidsus Kejari Kotamobagu, menegaskan, pemanggilan sejumlah saksi itu dalam rangka pengembangan kasus tersebut.

“Kemungkinan-kemungkinan untuk itu bisa saja terjadi. Namun tergantung dari hasil keterangan para saksi saksi,” kata Agus.

Menariknya lagi, lanjut Agus, penyidik kejaksaan bakal memanggil Walikota Kotamobagu , untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

“Tidak menutup kemungkinan pimpinan daerah akan juga dipanggil jika dari hasil penggumpulan bahan dan keterangan mengarah ke tersangka baru,” sebutnya.

Tak pelak, atas perbuatan para tersangka dalam dugaan kasus korupsi Pasar Kuliner Kotamobagu, telah terdapat dugaan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp.658.189.189.

Sebelumnya, 4 tersangka lebih dulu menjalani pemeriksaan kurang lebih sepuluh jam pada Jumat 22 Juli 2022.

Keempat tersangka dicecar 20 pertanyaan oleh para penyidik Kejaksaan Negeri Kotamobagu, bersamaan perayaan Hari Bhakti Adhyaksa ke-62.

 

Penulis: Andra Laoh

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button