Patroli

Kasus Arisan Online Kotamobagu Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri

Ambang.co – Kasus arisan online Kotamobagu akhirnya dilimpahkan ke Kejari Kotamobagu, pada Kamis (08/09/2022).

Sedangkan tersangka kasus arisan online Kotamobagu, berinisial KM yang diduga sebagai owner atau pemilik arisan itu.

Kronologi yang dihimpun jurnalis, menyebutka, tersangka KM bersama JNAD bertugas sebagai admin serta RI selaku reseller.

Setelah itu, KM membuat list atau daftar peserta arisan dan oleh oleh owner mengirimkannya kepada JNAD dan RI.

Selanjutnya, para tersangka dengan mengunakan akun media sosial berupa Whatsapp, Facebook dan Instagram, menyebarkan status berupa postingan list arisan untuk menawarkan arisan online dengan iming-iming pembeli akan memperoleh keuntungan sebesar seratus persen.

Sehingga, dengan adanya postingan tersebut beberapa orang tertarik membeli arisan online atau investasi uang yang ditawarkan oleh para tersangka, namun pada saat jatuh tempo (tanggal waktu penerimaan oleh pembeli), para tersangka tidak mengembalikan uang korban atau nasabah arisan online.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kotamobagu Meydi Wensen, saat dikonfirmasi membenarkan tahap II kasus arisan online Kotamobagu.

“Iya benar, JPU telah melakukan tahap II arisan online. Dan ownernya sudah di tahan di rutan Kotamobagu, untuk kepentingan pemeriksaan selanjutnya,” kata Wensen.

Perbuatan para tersangka melanggar ketentuan Pasal 45A Ayat (1) Jo Pasal 28 Ayat (1) Undang-undang RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang RI No.11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

 

Penulis: Andra Laoh

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button