Patroli

Pegiat Anti Rasuah Beri Dukungan Kajari Kotamobagu Bongkar Korupsi Dana Covid-19 Boltim

Ambang.co – Meski baru seumur jagung dipercayakan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kotamobagu, namun sosok Elwin Agustian Khahar, mulai memamerkan sepak terjangnya dalam penegakan berbagai kasus rasuah di Bolaang Mongondow Raya.

Tak ayal, gebrakan penegakan hukum ini disambut positif para pegiat anti korupsi dari berbagai daerah. Hal ini tak lepas konsistensi yang ditunjukkan Korps Adhyaksa, justru meningkatkan kepercayaan publik terhadap insititusi yang dipegang Elwin Agustian Khahar.

“Dukungan kami untuk Kajari Kotamobagu Elwin Agustian Kahar, atas kiprahnya memberantas pratek KKN di wilayah Bolaang Mongondow Raya,” kata Stenly Towoliu, Ketua LSM MJKS.

LSM Anti Korupsi MJKS menilai, gerak – gerik Kajari Kotamobagu malah sejalan dengan perintah Jaksa Agung.

“Dari sekian banyak Kejari di Sulut, menurut data yang ada di MJKS hanya Kejari Kotamobagu yang kinerjanya sejalan dengan amanat Jaksa Agung RI dalam upayanya memberantas korupsi,” beber Stenly.

Tak hanya menyatakan dukungan mereka atas upaya Kajari Kotamobagu, Wahyudi juga menyoroti pernyataan oknum Inspektur Daerah beberapa waktu lalu, usai ditetapkannya tersangka, yakni terduga HJA dan MM.

Sosok yang berhasil membongkar berbagai kasus rasuah di Bumi Nyiur Melambai, berpendapat, pernyataan oknum inspektur tersebut, terkait uji materil kerugian negara perlu dicurigai.

“Sebaiknya inspektur jangan mengeluarkan pendapat bertentangan, dan justru opini publik. Semua pasti akan dibuktikan dalam siding di pengadilan,” tukasnya.

Pendapat serupa diutarakan, Divisi Intelijen dan Investigasi DPP LP2KP, Wahyudin Batalipu, kepada jurnalis baru-baru ini.

Pertentangan pendapat yang disuarakan pejabat birokrat itu, malah akan memperkeruh situasi.

“Selain ikut memperkeruh kasus yang ditangani kejaksaan, pernyataan itu ibarat mendelegitamasi penegakan hukum yang tengah ditangani Kejari Kotamobagu berdasarkan unsur praduga tak bersalah,” ucapnya.

Terpisah, Direktur Intelejen LAKRI Andi Riyadi menyokong penuh tindak tanduk Elwin Agustian Kahar.

LAKRI berharap agar penegakan hukum tak tebang pilih. Hal ini tak sejalan dengan pemberlakuan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

“Mega kasus di Boltim juga perlu untuk diseriusi. Misalnya saja, tentang pemanfaatan dana Covid-19 pada 2019 lalu, perlu mendapat perhatian serius dari Korps Adhyaksa,” sentil Andi.

Dia berharap, institusi yang pimpin Elwin Agustian Kahar, dapat mengungkap kasus-kasus korupsi tanpa pandang bulu, sama halnya yang diperlakukan di daerah lain.

“Dana Covid-19 di Boltim biayanya besar hingga Rp13 miliar di Dinas Ketahanan Pangan. Perlu ada keseriusan dari kejaksaan mengusut kasus tersebut,” pungkasnya.

 

Penulis: Iskandar Zulkarnain Ahmad

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button