fbpx
Ambangdotco Ambangdotco Berita Terkini Bolmong Raya

Rupiah Mata Uang Dengan Kinerja Terbaik di Asia

Rupiah Mata Uang Dengan Kinerja Terbaik di Asia

Ambangdotco, NIAGA – Pergerakan rupiah di bursa pasar kembali unjuk gigi di akhir pekan ini. Pasalnya, Jumat (05/06/2020) rupiah spot ditutup di level Rp 13.878 per dolar Amerika Serikat (AS).

Dalam pembukaan perdagangan rupiah hanya menguat tipis 0,07% ke Rp 14.050/US$, tak lama berselang hanya kurang 1 jam, Sang Garuda sudah berhasil menembus ke bawah level psikologis Rp 14.000/US$.

Menguatnya rupiah ini disambut baik Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Ia pun menyebut, nilai tukar rupiah sudah diperdagangkan dengan best over Rp 13.855 dan over-nya Rp 13.960 pada hari ini.

“Alhamdulillah ini adalah rahmat dari Allah bagi kita semua hari ini sudah tembus di bawah Rp 14.000,” kata dia dalam live conference.

Itu artinya, penguatan rupiah sebesar 1,49% juga menjadikannya raja Asia alias mata uang dengan kinerja terbaik di Asia. Dengan posisi ini, rupiah pun menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di kawasan. Pergerakan mayoritas mata uang di Asia pun berada di zona hijau.

Itu disebabkan, derasnya aliran modal ke dalam negeri terlihat dari lelang obligasi atau Surat Berharga Negara (SBN) Selasa lalu yang penawarannya mencapai 105,27 triliun. Ada 7 seri SBN yang dilelang kemarin, dengan target indikatif pemerintah sebesar US$ 20 triliun, artinya terjadi oversubscribed 5,2 kali.

Pemerintah menyerap Rp 24,3 triliun dari seluruh penawaran yang masuk, di atas target indikatif, berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan.

Tingginya minat investor terhadap SBN juga terlihat di pasar sekunder, yield SBN tenor 10 tahun pada hari Rabu turun 22,1 basis poin (bps) menjadi 7,005%, yang menjadi level terendah sejak 12 Maret. Sementara kemarin mengalami koreksi tipis, yield naik tipis 6,9 bps ke 7,074%, dan hari ini juga terkoreksi 3,5 bps ke 7,103%.

Hingga pukul 15.00 WIB, hanya yen Jepang yang terlihat melemah atas the greenback setelah turun 0,21%. Sementara itu, won Korea Selatan berada di di bawah rupiah setelah menguat 0,96%. Dilanjutkan oleh dolar Singapura yang juga naik 0,49%. 

Kemudian, dolar Taiwan dan ringgit Malaysia sama-sama terapresiasi 0,41%. Peso Filipina dan yuan China pun berhasil naik, masing-masing 0,36% dan 0,28%.

Baht Thailand juga menguat 0,24%, disusul oleh rupee India yang naik tipis 0,06%. Sedangkan dolar Hong Kong terlihat stabil. Editor