fbpx
Ambangdotco Ambangdotco Berita Terkini Bolmong Raya

Hadapi PHK Massal, Peserta Kartu Pra Kerja Terima Rp1 Juta

Kartu Pra Kerja Jokowi

Ambangdotco, NIAGA – Ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menghadapi darurat corona di Indonesia, ada kebijakan khusus yang akan disiapkan Presiden Jokowi. Kebijakan tersebut, yaitu program unggulan Kartu Pra Kerja.

Menghadapi status darurat corona ini, para peserta Kartu Pra Kerja akan menerima biaya sebesar Rp1 juta setiap bulannya.

“Alokasi anggaran di dalam kartu pra kerja ini sebesar Rp 10 triliun. Setiap peserta Kartu Pra Kerja akan diberikan honor insentif Rp 1 juta per bulan selama 3 sampai 4 bulan,” kata Jokowi saat konferensi pers melalui video conference, dikutip dari detikfinance.com, Selasa (24/3/2020).

Menurut Jokowi, implementasi Kartu Pra Kerja ini akan segera diterapkan selama tiga  bulan mendatang, menghadapi badai PHK akibat darurat corona.

“Kepada calon penerima kartu pra kerja, pemerintah akan mempercepat implementasi kartu pra kerja. Sekaligus untuk mengantisipasi para pekerja yang terkena PHK, para pekerja harian yang kehilangan penghasilan, para pengusaha mikro yang kehilangan pasar dan omset agar dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM,” ucapnya.

Terpisah, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi dan UKM Kemenko Perekonomian, Mohammad Rudy Salahuddin menjelaskan, yang dimaksud Jokowi adalah penyelenggaraan Kartu Pra Kerja selama masa darurat wabah virus corona.

“Kita lagi menghitung, tapi rencananya kita akan mengeluarkannya seperti itu. Jadi plafon , termasuk insentif yang kita berikan bantuan sebesar Rp 1 juta per bulan untuk 3 bulan," bebernya.

Namun, jika wabah virus corona sudah mereda, pelaksanaan Kartu Pra Kerja kembali normal. Biaya transportasi tetap Rp 650 ribu yang terdiri dari Rp 500 ribu murni didapat selama menjalankan pelatihan tiga bulan, dan Rp 150 ribu merupakan tambahan setelah menjalankan survei evaluasi program Kartu Pra Kerja. Editor