fbpx
Ambangdotco Ambangdotco Berita Terkini Bolmong Raya

Kelakar Sehan Landjar Soal Jatah Menteri Pinangan Istana

Kelakar Sehan Landjar Soal Jatah Menteri Pinangan Istana

Ambangdotco, NASIONAL – Kian kencangnya isu reshuffle kabinet yang didengungkan Presiden Jokowi, turut memantik sejumlah spekulasi berbagai kalangan. Duga-duga siapa yang akan dipinang mengisi kursi kabinet Jokowi-Ma’ruf pun bermunculan.

Teranyar, sosok Sehan Salim Landjar santer kabar terdengar salah satu nama yang diperkirakan masuk dalam pinangan istana negara. Tak menutup kemungkinan, ini juga dipicu keberanian Bupati Boltim dua periode itu mengkritisi kebijakan sejumlah kementerian, mengenai penanganan Covid-19 beberapa waktu lalu, yang sempat menyedot perhatian publik di berbagai penjuru tanah air.

Di satu sisi, peluang Sehan Salim Landjar yang pernah wara-wiri sebagai politisi kelas kakap di bumi serambi Madinah, sebutan untuk Provinsi Gorontalo, turut disahuti politisi Partai Gerindra yang juga anggota DPR RI asal Gorontalo, yaitu El Nino M Husain Mohi dalam laman Fanpage Facebook pribadinya, 1 Juli 2020.

“Semoga tokoh Gorontalo yang menteri periode ini jadi 3 orang. Aamiin.” Kutip jurnalis Ambangdotco, dari laman Facebook yang diikuti 67.733 follower ini.

Sekedar informasi, ada dua figur politisi Gorontalo yang kini berada di dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf. Dua nama tersebut antara lain, politisi PPP Suharso Monoarfa yang kini menjabat sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas RI serta Zainudin Amali politisi Partai Golkar yang diamanatkan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

BACA JUGA: Tekad Eyang Dan Kenangan Nenek Hadia Saat Dapat Sembako

Meski begitu, tidak sedikit jumlah politisi nasional asal Gorontalo yang tak kalah kondangnya, seperti Rahmat Gobel, Fadel Mohamad hingga Roem Kono yang lebih dulu berkecimpung.

Seperti apa tanggapan Sehan Salim Landjar, menyikapi rumor pinangan istana tersebut? Lantas bagaimana keseriusan dirinya selaku Ketua DPW PAN Sulut, ikut dalam pusaran pertarungan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut pada 9 Desember 2020 kelak?

Eyang sapaan pria kelahiran Desa Togid, 17 Desember 1963 ini, kala diwawancarai jurnalis Ambangdotco, sesaat keberangkatannya ke Jakata, membeberkan berbagai fakta pinangan istana tersebut.

Ditelpon Mendagri Tito Karnavian

Sehari sebelum keberangkatannya ke Jakarta pada Rabu 1 Juli 2020, Eyang mengaku, sempat ditelpon Mendagri Tito Karnavian. Walau tak menyebutkan perihal komunikasi dirinya dengan Mendagri itu, tapi poin percakapan soal kehadiranya menyikapi undangan Tito Karnavian.

“Pak Tito telpon saya. Beliau hanya mengatakan menunggu saya di Jakarta. Selebihnya, saya minta maaf, topiknya belum mau saya utarakan,” singkat Eyang kepada redaksi Ambangdotco.

BACA JUGA: IRI Sandingkan Sehan Landjar dan Ganjar Pranowo Pembicara Forum Daring Nasional

Dihubungi Menpora Zainudin Amali

Fakta berikutnya, hari yang sama di waktu yang berbeda, Ia juga mengaku dihubungi tokoh Gorontalo yang juga politikus Golkar dan kini dipercayakan Jokowi sebagai Menpora, Zainudin Amali.

Dalam percakapan beberapa menit yang disaksikan jurnalis Ambangdotco, Sehan kerap menyapa Zainudin Amali dengan sebutan haji ini, menuturkan, bahwa ia pun sudah janjian dengan Menpora tersebut.

“Itu pak Menteri barusan telpon. Saya dan beliau ada janjian. Nantilah, selepas pulang dari Jakarta saya kasih tau. Tunggu saja perkembangannya,” kelakar Eyang menimpali.

Tampil Kocak Bila Jadi Menteri

Pada akhirnya, pernyataan Eyang tersebut secara tersirat menguak kuatnya magnet pinanganan istana negara. 

Terlebih lagi, dari kelakar yang keluar dari mulutnya, Eyang mengaku, siap tampil ke istana dengan gaya yang kocak seperti koboy menunggang kuda.

“Nanti lihat jika diundang ke istana, pastinya saya pakai kemeja putih, tapi lengannya disobek. Dengan topi mirip koboy, saya nanti akan jalan mundur membelakangi. Kalau nanti ada yang tanya kenapa seperti itu? Jawaban saya singkat, gerak saya akan seperti koboy yang sementara tunggani kuda. Supaya program pak presiden cepat dirasakan warga,” kelakar Sehan menutupi.

BACA JUGA: Eyang Tepis Duet Golkar - PAN di Pilgub Sulut

Mengaku Tak Tertarik Dengan Pilgub Sulut

Hal yang paling menarik dari pengakuan Sehan Salim Landjar adalah ketidaktertarikan dirinya ikut dalam konstestasi Pilgub Sulut mendatang. Bisa jadi, penyebabnya adalah struktur politik PAN Sulut yang hanya memiliki dua kursi di parlemen.

Meski popularitasnya disebut-sebut mampu meraih dukungan suara dari wilayah Bolaang Mongondow Raya, namun ada prinsip yang paling mendasar, ia kemukakan menyikapi Pilgub Sulut.

Alasan yang paling mendasar seperti yang diutarakan Sehan Salim Landjar, seperti makna tertarik dengan didorong. Jika ia tertarik, terkesan hanya memaksakan diri. Tetapi, bila terdorong, jawabannya muncul factor-faktor yang memaksakan dirinya maju bertarung.

“Memang pribadi saya tidak tertarik sama sekali, beda halnya kalau terdorong. Itu saja yang bisa saya kemukakan,” pungkas Eyang sekaligus menganulir spekulasi ia akan mendampingi cagub Golkar Christiany Eugenia Tetty Paruntu ataukah Elly Engelbert Lasut dari Demokrat. Nda