fbpx
Ambangdotco Ambangdotco Berita Terkini Bolmong Raya

Diskominfo se-Sulut Tangkal Disintegrasi Bangsa Lewat Medsos

Rakor SIMAN

Ambangdotco, MANADO – Persoalan disintegrasi bangsa yang kerap dihembus lewat media sosial menjadi persoalan yang tengah dihadapi paa era 4.0. Tak pelak, untuk mencegahnya, pemerintah terus meningkatkan koordinasi sinergi media sosial untuk Aparatur Sipil Negara (SIMAN).

Itu terlihat dengan hadirnya sejumlah perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berbagai wilayah di Sulawesi Utara, dalam Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelola Media Wilayah Indonesia Timur di Hotel Aryaduta Manado, Jumat (28/02/2020).

SIMAN yang didirikan pada tahun 2017 ini, memiliki peran dalam mensosialisasikan program-program pemerintah kepada masyarakat. Hal ini, diharapkan agar masyarakat tidak terprovokasi dengan informasi hoaks yang mudah menyebar di platform media sosial.

“Komunikasi juga bisa memunculkan produktivitas kerja. Ini yang harus dimengerti,” ujar Muktiyo.

Proyek Kemkominfo RI yang sudah ada seperti Tol Langit, lanjut Muktiyo, menyebutkan kebutuhan pokok saat ini sudah tidak hanya makan dan minum, akan tetapi juga wifi dan kuota. Sehingga, pengelola informasi tidak sekadar menyediakan infrastruktur tetapi mengikuti bagaimana infrastruktur tersebut dikonsumsi dengan benar dan akhirnya melahirkan masyarakat sehat.

“Ini saya kira penting, sehingga dalam konteks mengkonsumsi informasi yang semakin terbuka membutuhkan kedewasaan dalam artian kita bangun literasi media sosial sehat,” kata Muktiyo.

Kepala Diskominfo Bolsel, Aldy Setiawan Gobel lewat Kabid Pengelolaan Informasi Publik, Prabowo Asmongin, mengatakan, SIMAN bermanfaat dalam peningkatan tata kelola informasi publik.

“Iven semacam ini sangat penting diikuti karena menambah pengetahuan dan kemampuan teknis terkait pengelolaan media sosial pemerintah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Boltim, Hamdi Egam di tepat yang sama menambahkan, dalam kesempatan itu menitip pesan yang dikutipnya dari arahan Dirjen IKP, berharap masyarakat memilih media yang tepat sebagai sumber informasi di era multy platform sekarang ini.

“Mencari informasi tentang pemerintah tidak hanya bisa melalui web ataupun medsos pemerintah, bisa dicari di mana-mana sehingga seluruh arah program yang kita gelontorkan adalah informasi benar yang menyehatkan publik,” pungkasnya. Dhay/Nda