fbpx
Ambangdotco Ambangdotco Berita Terkini Bolmong Raya

Bangunan Museum Pejuang HAM Munir Butuh Dana Rp10 Miliar

Museum Pejuang HAM Munir

Ambangdotco, JATIM –Mengenang pejuang Hak Asasi Manusia (HAM), baru-baru ini sebuah museum HAM Munir mulai dibangun di Kota Batu, Jawa Timur. Museum tersebut, diharapkan dapat menjadi wadah edukasi terkait HAM untuk masyarakat dan para wisatawan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa Kota Batu merupakan destinasi wisata unggulan dengan jumlah pengunjung terbesar di Jawa Timur. Sehingga keberadaan Museum HAM Munir tersebut diharapkan selain menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan para wisatawan juga semakin meningkatkan angka kunjungan wisatawan.

“Dari awal saya berharap museum ini akan menjadi destinasi wisata, supaya orang juga mendapatkan pencerahan secara kualitatis saat berkunjung ke Batu,” kata Khofifah di Kota Batu, Jawa Timur, Minggu.

Langkah untuk membangun Museum HAM Munir tersebut, lanjut Khofifah, merupakan bentuk dari komitmen bersama dalam membangun kebersamaan, serta melindungi dan menjaga HAM masyarakat Indonesia.

“Hal tersebut merupakan prinsip universal kemanusiaan yang harus terus kita diseminasikan,” ujar Khofifah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengatakan bahwa pembangunan Museum HAM Munir tersebut dinilai akan memperkaya destinasi wisata yang ada di Kota Batu. Pada 2018, Kota Batu dikunjungi 6,5 juta wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.

“Kehadiran Museum HAM Munir ini menjadi salah satu destinasi untuk wisatawan, dan wadah pembelajaran kepada masyarakat, dan juga wisatawan yang datang ke Kota Batu, termasuk anak didik kita supaya memahami soal HAM,” ujar Punjul.

Pembangunan Museum HAM Munir yang memiliki luas 2.200 meter persegi tersebut berada di atas tanah milik Pemerintah Kota Batu. Pembangungan tersebut, membutuhkan biaya kurang lebih Rp10 miliar, dan bersumber dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pada 2020, akan digelontorkan pembiayaan senilai Rp5 miliar, sementara sisanya akan dianggarkan pada tahun berikutnya. Desain museum tersebut, dirancang oleh Achmad Tardiyana, yang merupakan pemenang sayembara desain arsitektur Museum HAM Munir.

Secara arsitektural, rancangan museum tersebut memiliki kesederhanaan dan kelugasan geometris, namun dengan perlakuan permukaan dan dan material yang mengkontraskan kesan berat gelap dan kesan ringan terang. Editor

 

 

Sumber : antaranews.com