fbpx
Ambangdotco Ambangdotco Berita Terkini Bolmong Raya

Tekad Eyang Dan Kenangan Nenek Hadia Saat Dapat Sembako

Tekad Eyang Dan Kenangan Nenek Hadia Saat Dapat Sembako

Ambangdotco, BOLTIM – Hadia Mokodompit tak kuasa menahan tangisnya kala menerima bantuan sembilan bahan pokok (Sembako), dari Pemkab Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tepat Rabu (22/04/2020).

Mama Bainah, begitulah biasa nenek berusia 85 tahun ini disapa warga yang tinggal di Desa Kotabunan Selatan. Pasalnya, desa itu merupakan desa pertama di Kecamatan Kotabunan, yang menjadi pusat penyaluran perdana bantuan pemerintah bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Duduk di kursi plastik hijau toska, Hadia tak mampu membendung linganan air matanya berhamburan saat menyaksikan Bupati Sehan Landjar menyerahkan bantuan sembako. Mungkin saja, memori ingatannya berpuluh-puluh tahun silam terngiang tentang sosok bocah bandel yang dulunya kerap ia kejar dengan sebatang kayu yang notabene merupakan Sehan Landjar.

Nenek tua kelahiran 1 Juli 1935 ini juga tampak bahagia, di sisa umurnya itu masih sempat mendapatkan bantuan sembako dan tunjangan hari tua untuk menutupi kebutuhan dia sehari-hari.

Tak tanggung-tanggung, Bupati Sehan Landjar pada kesempatan itu menyerahkan bantuan secara langsung kepada nenek Hadia Mokodompit. Sehan tampak menempatkan badan dengan cara melipat kedua lutut, bertumpu pada telapak kakinya sesaat menyerahkan bantuan tersebut.

Kepada jurnalis Ambangdotco, Sehan mengaku, ia punya ambisi menyenangkan rakyatnya di sisa masa jabatannya yang tinggal sembilan bulan lagi.

“Ini keinginan saya di akhir masa jabatan, rakyat harus bahagia. Saya punya tekad mereka mesti bahagia tepat saya menyudahi amanah ini,” tutur Eyang, sapaan akrab Sehan Landjar.

Lanjut Eyang, penyaluran sembako tersebut merupakan kewajiban dia sebagai kepala daerah, terkait dampak yang dialami masyarakat Boltim akibat mewabahnya virus corona.

“Saya yang paling bertanggungjawab atas konsekuensi jabatan sebagai kepala daerah. Saya telah menikmati sembilan tahun dua bulan atas kepercayaan rakyat. Makanya, saya ingin mengakhiri masa jabatan agar Boltim tidak ada rakyat yang menderita akibat virus corona,” tutur dia.

Sementara itu, Febriyanti Haringan, warga yang berdomisili di dusun dua, Kotabunan Selatan, mengaku bahagia atas kepedulian yang ditunjukkan Bupati dan Pemkab Boltim.

“Kami bahagia, disaat kesulitan ekonomi seperti ini bupati boltim sampai rela datang menyerahkan bantuan langsung,” beber dia.

Hal serupa juga disampaikan Camat Kotabunan, Ahmad Alheid, kala mengapresiasi langkah konkrit Bupati Sehan Landjar tersebut. Ia mengaku, pemerintah kecamatan berkoordinasi dengan pemerintah desa tentang verifikasi penerima sembako dan bantuan langsung tunai.

“Bantuan ini sangat membantu masyarakat di saat krisis seperti ini. Kotabunan sangat siap dengan dukungan data penerima bantuan. Saya mengapresiasi langkah cepat dan tepat dari Bupati Boltim,” ucapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP), jumlah penerima bantuan di Desa Kotabunan Selatan mencapai 256 kepala keluarga (KK).

“Bantuan sembako yang diberikan berupa beras premium, gula pasir, minyak kelapa dan ikan kaleng. Jumlah penerima sebanyak 256 kepala keluarga,” pungkas Kisman Mamonto, Kepala DKP Boltim. Nda