fbpx
Ambangdotco Ambangdotco Berita Terkini Bolmong Raya

Eyang Libatkan Warung Sembako Salurkan BLT Desa

Eyang Libatkan Warung Sembako Salurkan BLT Desa

Ambangdotco, BOLTIM – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai atau BLT Desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tahap dua dipastikan berbeda dibanding sebelumnya. Rencananya, mekanisme penyaluran tidak lagi diberikan secara langsung tunai kepada warga penerima.

Kepada jurnalis Ambangdotco, rencana dialihkannya penyaluran BLT itu dibenarkan Bupati Sehan Landjar. “Proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai tidak lagi disalurkan langsung seperti arahan pemerintah pusat, macam yang lalu. Kita akan rubah mekanismenya dan ini sudah kita kaji dan usulkan ke pemerintah pusat,” ucap Eyang sapaan khasnya.

Menariknya, lanjut Eyang, tahap dua penyaluran BST nantinya bertujuan menggerakan ekonomi mikro di pedesaan yang tersebar pada tujuh kecamatan di Boltim. “Memang kita fokus pada pembangunan ekonomi desa tahap dua penyaluran BLT yang bersumber dari dana desa,” terang dia kala diwawancarai, Rabu (03/06/2020) .

Sehingga itu, pada tahap dua mendatang warung sembako atau kelontong akan dilibatkan sebagai agen penyaluran BLT Desa. “Langkah ini bentuk penguatan ekonomi di level desa. Berbagai kebutuhan pokok warga bisa mereka ambil di warung-warung yang nantinya ditunjuk pemerintah daerah atau pemerintah desa. Jadi nominal barang yang mereka ambil di warung sama dengan jumlah uang BLT,” ujar Eyang.

Pelibatan warung kelontong sebagai agen penyaluran BLT Desa ini cukup beralasan, pasalnya, Eyang menilai, berbekal pengalaman sebelumnya, penyaluran BLT Desa sebesar Rp600 ribu tidak tepat sasaran.

“Saya dapati uang Rp600 ribu itu hanya dipergunakan untuk beli pulsa, baju atau  kebutuhan sekunder warga. Jadi jangan heran pemanfaatan BLT ini tak lagi tepat, apalagi situasi penyalurannya berpapasan hari raya. Makanya, tahap dua ini kita rubah sistemnya,” sebutnya.

Dengan begitu, kata Eyang, kebutuhan sembako masyarakat desa ditengah pandemic Covid-19 dapat terpenuhi lewat mekanisme baru yang akan diterapkan mendatang. Ia mengaku, akan melibatkan berbagai elemen dalam penyaluran BLT Desa kelak.

“Prosesnya harus menyentuh kebutuhan pangan masyarakat desa. Sistemnya akan kita awasi Bersama supaya pemanfaatan BLT ini betul-betul tepat sasaran. Seluruh elemen wajib mengawasinya,” pungkas Eyang. Nda