Boltim

Tangkal Pungli, Robi Gratiskan Pelayanan Pegawai di BKPSDM

Ambangdotco, BOLTIM – Dugaan praktik pungli yang disinyalir menyeret oknum Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ditanggapi serius Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat.

Kepala BKPSDM Boltim, Robi Mamonto, dalam bantahannya memastikan tidak pernah memberikan  perintah dalam bentuk lisan maupun tulisan terkait pungutan di instansinya. “Sejak awal saya menjabat, tidak boleh sepersen pun biaya dipungut bila ada pegawai yang mengurus berkas di sini. Itu komitmen saya dari dulu,” kata Robi, kala ditemui jurnalis Ambangdotco usai menggelar rapat internal di instansinya, Jumat pagi (02/08/2019).

BACA JUGA : https://ambang.co/boltim/bkpsdm-boltim-telusuri-oknum-pelaku-pungli

Robi menjelaskan, pengurusan administrasi di BKPSDM telah digratiskan. Malah, dalam rekrutmen CPNS lalu, ia malah memerintahkan seluruh pegawai jangan sekali-kali mengambil keuntungan kepada calon pelamar. “Semua gratis, mau itu kenaikan pangkat, mutasi hingga pengurusan rekom. Coba cek satu-satu CPNS kemarin, kalau ada staf saya yang berani memungut biaya?,” tegas Robi.

Agar masalah ini tidak dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggungjawab, Robi justru mempersilahkan kepada pihak yang merasa dirugikan melaporkannya ke pihak yang berwajib. “Kejadian ini tidak ada kaitan dengan BKPSDM. Silahkan lapor ke aparat penegak hukum bila ada pihak yang merasa dirugikan atas kasus ini,” timpalnya.

BACA JUGA : https://ambang.co/boltim/bkpsdm-boltim-disinyalir-jadi-sarang-pungli

Robi berharap lewat kejadian ini, menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak terulang dikemudian hari. “Mendatang koordinasi pelayanan terarah satu pintu. Kalau memang ada yang melanggar kode etik, bisa jadi oknumnya terancam dipecat,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Diklat dan Disiplin BKPSDM Boltim, Winardi Apande, mengutarakan, bahwa pihaknya telah menelusuri siapa pelaku praktik pungli tersebut. “Pelakunya sudah ada. Dia mengaku tidak pernah memeras atau meminta sejumlah uang agar rekom pinjaman kredit bank,” katanya.

Walaupun bidangnya yang menaungi pengurusan rekomendasi tersebut, Winardi pun tetap memastikan kejadian ini tidak akan terulang berikutnya. “Tidak ada yang meminta apapun. Di sini gratis, apapun pelayanan BKPSDM tidak ada pungutan biaya,” pungkasnya. nda

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button