Boltim

Goba Molunow dan Kebun Strawberi Diduga Tak Berijin

Ambang.co – Kawasan wisata Goba Molunow dan Kebun Strawberi di Kecamatan Mooat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) disinyalir bermasalah dengan perizinan. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Mahmud Mokoagow, Selasa (16/07/2019).

Kata Mahmud, kedua destinasi wisata tersebut, baik Goba Molunow dan Kebun Strawberi hingga kini bermasalah karena berada pada kawasan cagar alam Danau Mooat.

“Dua-duanya berada dikawasan cagar alam danau Mooat. Ini bertentangan dengan undang-undang yang belaku,” ungkap Mahmud kepada jurnalis Ambangdotco.

Mahmud menjelaskan, pihaknya mengkaji berbagai aturan tentang pengelolaan wisata yang berada kawasan cagar alam. “Masalahnya,  Dinas PTSP juga harus kaji dengan matang. Kami berharap ada solusinya agar izin bisa diterbitkan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Rizky Lamaluta, berharap perizinan sektor pariwisata dipermudah karena sejalan dengan keinginan pemerintah pusat terhadap iklim investasi.

“Pengembangan pariwisata di Sulut sedang diseriusi Presiden. Jadi jangan sampai dihambat hanya karena perizinan,” ucap Rizky dikonfirmasi terpisah.

Adapun dalam usaha wisata alam, para pengusaha wajib memiliki Ijin Pengusaha Pariwisata Alam (IPPA).

IPPA sendiri izin usaha pariwisata di kawasan suaka marga satwa, taman nasional, taman hutan raya serta taman wisata alam.

Ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2010 dan Peraturan Menteri Kehutanan : Nomor 48/Menhut-II/2010 tentang tentang Pengusahaan Pariwisata Alam di Suaka Margasatwa, Taman Nasional, Taman Hutan Raya dan Taman Wisata Alam.

Begitu juga dalam Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 4/Menhut-II/2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 48/Menhut-II/2010 tentang Pengusahaan Pariwisata Alam di Suaka Margasatwa, Taman Nasional, Taman Hutan Raya dan Taman Wisata Alam.

 

Penulis: Iskandar Zulkarnain Ahmad

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button