Ganggu Market di Brazil, WhatsApp Pay Indonesia Menjanjikan

Ganggu Market di Brazil, WhatsApp Pay Indonesia Menjanjikan

Ambangdotco, NIAGA – Fitur pembayaran digital milik Facebook yang belum lama ini diluncurkan yaitu WhatsApp Pay mendapat penangguhan oleh Bank Sentral Brazil. Hal ini justru dikuatirkan dapat merusak sistem pembayaran.

Dilansir dari Antara, alasan penangguhan tersebut lantaran Bank Sentral Brazil menilai, WhatsApp Pay ini tidak mengantongi persetujuan otoritas moneter di negeri Samba ini. 

Seperti dilaporkan Reuters, pembayaran digital yang baru dilauncing pekan lalu, memungkinkan pengguna layanan pesan WhasApp melakukan transaksi pembayaran secara individu maupun bisnis, menggunakan aplikasi perpesanan besutan facebook.

Caranya cukup mudah, pengguna hanya cukup melampirkan bukti pembayaran sama seperti fitur andalan WhatsApp, yaitu pengiriman gambar atau suara.

BACA JUGA: Ini Fitur Terbaru Serta 16 Perangkat Yang Mendukung iOS 14

Walhasil, kebijakan bank sentral ini dianggap merupakan perang dagang mereka dengan platform sosial media milik Mark Zuckenberg. Pasalnya, Brazil merupakan negara dengan pengguna WhatsApp kedua setelah India, yakni 120 juta pengguna.

Sementara itu, pihak WhatsApp lewat juru bicaranya berjanji bakal menyiapkan layanan pembayaran digital serta terbuka lebar dengan model bisnis yang nantinya dapat menepis kekuatiran regulator tentang persaingan pasar.

Pengamat ekonomi di Brazil menilai, keputusan regulator tersebut adalah reaksi berlebihan, sementara yang lain mengatakan WhatsApp menghadirkan risiko potensial dalam hal persaingan pasar dan privasi.

“Cukup aneh bila bank sentral menangguhkan WhatsApp karena regulator sudah dapat mengawasi semua pelaku pasar yang bergabung dengan WhatsApp,” tutur Carlos Daltozo pengamat Eleven Financial.

Diketahui, WhatsApp sendiri baru meluncurkan layanannya itu di Brazil tanpa mengajukan otorisasi bank sentral. Mereka berdalih bawha layanan fiutrnya hanya sebagai perantara antara konsumen dengan lembaga keuangan.

BACA JUGA: Ini Tips Gunakan WhatsApp Web di Windows dan MAC

WhatsApp memulai operasinya di Brazil dalam kemitraan dengan fintech Nubank,Banco do Brasil, Visa, Mastercard, dan perusahaan pemberi pinjaman, Sicredi.

Lantas bagaimana kehadiran WhatsApp Pay di Indonesia?

Menurut Menkominfo, Rudiantara, dengan hadirnya layanan tersebut menciptakan kompetisi layanan pembayaran digital secara menyeluruh.

“Kompetisinya bukan lagi Gopay, LinkAja, namun lebih ke ranah global. Pemerintah mendukung, sebab banyak pemain di sini,” ujar Rudiantara dikutip dari Antara.

Pakar di bidang telekomunikasi ini, menilai, layanan WhatsApp Pay diyakini berkembang luas di tanah air. “Pemakai WhatsApp justru sangat banyak di Indonesia. Apalagi mereka selaku investor pasti sangat diperhitungkan oleh competitor mereka yang sudah lebih dulu hadir,” sebut dia. Editor