Penjabat Bupati Boltim: 3 Jari Simbol Perang Lawan Covid-19

Penjabat Bupati Boltim: 3 Jari Simbol Perang Lawan Covid-19

Ambangdotco, BOLTIM – Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Christiano Talumepa mengklarifikasi, makna simbol 3 jari yang diacungkan bersama lima kepala daerah se-Bolaang Mongondow Raya (BMR) baru-baru ini.

Dalam siaran pers yang diterima redaksi Ambangdotco, klarifikasi Talumpe tersebut menjawab sorotan sebagian elemen masyarakat setempat, terkait sikapnya saat menghadiri rapat kerja di ruang CJ Rantung, kantor Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Kamis 8 Oktober 2020.

Menurut Penjabat Bupati Boltim ini, ssmbol 3 jari tersebut sejalan dengan program Pemprov Sulut, menyangkut pencegahan Covid-19 di BMR, khususnya di Boltim.

“3 jari sebagai komitmen pemerintah daerah se-BMR, untuk wajib melaksanakan 3T. 3T itu meliputi, 1. Test, 2. Tracing 3. Treatment,” paparnya.

BACA JUGA:

Lanjut Talumepa, makna 3 jari itu juga sebagai sasaran pencegahan merebaknya virus corona di Boltim selang beberapa minggu terakhir ini.

“Dan juga 3M ini sebagai bentuk dari pengertian dalam antisipasi peredaran corona dengan tiga cara: yaitu 1. memakai masker 2. mencuci tangan serta 3. menjaga jarak,” terang Talumepa yang jugas Kadis Kominfo Sulut.

Ia pun menerangkan, bahwa foto yang beredar di media sosial facebook tersebut sengaja diabadikan setelah pertemuan berbagai Bupati dan Walikota se-Sulut dengan Pjs Gubernur.

“Rapat itu, berlangsung di Kantor Gubernur Sulut saat mengikuti Raker terkait Percepatan Penanganan Covid-19 yang hingga saat ini terus bertambah kenaikannya setiap hari,” akunya.

Penjabat Bupati Boltim ini, mengingatkan masyarakat terkait penyebaran virus corona, lewat penerapan 3T dan 3M. Ia juga, mengintruksikan kepada jajaran pemerintah daerah untuk massif mengkampanyekan gerakan pencegahan corona di Boltim.

“Virus corona hanya dapat diminimalisir melalui upaya 3T dan 3M, seperti yang selalu di sosialisasikan kepada masyarakat setiap saat. Seluruh instansi harus dan wajib mengkampanyekan gerakan cegah corona di Boltim,” imbuh Talumepa.

Di satu sisi, Talumepa juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban jelang Pemilihan Bupati dan Pemilihan Gubernur di tengah pandemi Covid-19.

“Saya harapkan juga keamanan dan ketertiban dijaga selama tahapan Pilkada Boltim berlangsung. Jangan terpancing dengan isu-isu provokatif hingga adu domba agar pesta demokrasi berlangung tertib dan aman,” pungkasnya. Nda